Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook Like











Ads google test

Cara Membuat Asap Warna Warni ( smoke bomb )

Cara Membuat Asap Warna Warni ( Smoke Bomb )

http://resepkimiaindustri.blogspot.com/
Asap warna warni atau yang sering disebut smoke bomb biasanya digunakan suporter bola untuk mendukung tim jagoannya, supaya suasanya menjadi ceria dan lebih meriah.
asap warna dipasaran di jual dengan harga yang cukup mahal. tidak ada salahnya kita membuat asap warna sendiri
dengan bahan yang sederhana dan mudah didapatkan di pasaran.
Potassium nitrat merupakan bahan untuk pupuk, bahan tersebut bisa dibeli di toko pertanian. saat pembuatan jauhkan
dari bensin dan anak anak





bahan bahan yang digunakan dalam pembuatan asap warna warni atau smoke bomb :
- soda kue bubuk
- 40 gram gula pasir
- 60 gram potasium nitrat / kalium ( KNO3 )
- pewarna yang tahan air ( lebih baik pewarna serbuk ) / organic powder dye
- kaleng bekas
- sumbu pemicu
- kapas

cara membuat asap warna warni atau smoke bomb:
- campurlah potasium nitrat dengan gula pasir di panci kecil dengan perbandingan 60 : 40
- masak dengan api kecil dan aduk terus ( agar tidak terbakar ) sampai campuran mengental dan berubah warna menjadi cokelat
- tambahkan 1 sendok makan soda bubuk
- masukkan 3 sendok makan pewarna
- aduk lagi sampai mengental
- masukkan campuran ke dalam kaleng tabung sampe 4/5 bagian
- tusuk bangian tengah dengan kayu / sumpit / bolpoint
- tunggu 1 jam lalu cabut
- masukkan sumbu pemicu ke lubang di tengah, sumbat dengan kapas ( ujung sumbu harus lebih tinggi dari kaleng )
- lapisi seluruh bagian kaleng dengan selotip tebal bisa menggunakan tap selotip yang berwarna hitam
- selesai



 jika masih bingung silahkan tonton video cara membuat asap warna warni berikut




keyword:

smoke bomb, jual smoke bomb, facebook bewarna, jual flare, jual flare supporter

Asam Asetat ( CH3COOH ) atau Asam Cuka

Asam Asetat ( CH3COOH ) atau Asam Cuka


Asam asetat adalah senyawa kimia asam organik yang dapat di produksi dalam berbagai konsentrasi. dalam bentuk murni asam asetat di kenal sebagai asam asetat glasial karena berubah menjadi kristal jika dalam suhu dingin.
asam asetat atau asam cuka dapa juga digunakan untuk pemberi rasa asam dan aroma pada makanan, Asam asetat juga digunakan dalam produksi polimer seperti polietilena teraflalat, selulosa asetat dan polivin asetat, maupun berbagai macap serat dan kain
dalam industri makananm, asam asetat digunakan sebagai pengatur keasaman. dirumah tangga asam asetat encer juga digunakan sebagai pelunak air.
Kondisi asam akan menghambat pertumbuhan bakteri, menjaga makanan aman dari kontaminasi ( dapat dikatakan bisa juga di gunakan sebagai bahan pengawet ),
dalam setahun kebutuhan dunia akan asam asetat mencapai 6/5 juta ton.
cuka di dalam industri makanan biasanya campuran dengan konsentrasi asam asetat sekitar 5 persen.



Nama sistematis Asam etanoat
Asam asetat
Nama alternatif Asam metanakarboksilat
Asetil hidroksida (AcOH)
Hidrogen asetat (HAc)
Asam cuka


Rumus molekul CH3COOH
Massa molar 60.05 g/mol
Densitas dan fase 1.049 g cm−3, cairan
1.266 g cm−3, padatan
Titik lebur 16.5 °C (289.6 ± 0.5 K) (61.6 °F)[1]
Titik didih 118.1 °C (391.2 ± 0.6 K) (244.5 °F)[1]
Penampilan Cairan tak berwarna atau kristal
Keasaman (pKa) 4.76 pada 25 °C
Warna: Tidak berwarna
Bau: Tajam
Nilai pH (50g/l H2O): (20oC) 2,5
Kekentalan Dinamik: (20oC) 1,22 mm2/s
Kekentalan Kinematik: (20oC) 1,77
Titik lebur: (17oC)
Titik didih: 116-118
Suhu penyalaan: 485oC
Titik nyala: 39oC
Batas ledakan: Lebih rendah 4 Vol%, leboh tinggi 19,9 Vol%
Tekanan uap: (20oC) 1,54 hPa
Densitas uap relatif: 2,07
Densitas; (20oC) 1,05 g/cm3
Kelarutan dalam air: (20oC) Dapat larut
Log Pow: -0,17
Faktor Biokonsentrasi: 1
Indeks Refraksi: (20oC) 1,37

PROSES PRODUKSI ASAM ASETAT / ASAM CUKA
Asam asetat dapat diproduksi secara sintetis maupun seara alami melalui fermentasi bakteri. Sekarang ini
hanya 10 persen dari produksi asam asetat di hasilkan melalui proses alami. namun kebanyakan hukum yang mengatur bahwa asam asetat yang
terdapat dalam cuka diharuskan berasal dari proses biologis. dari asam asetat yang diproduksi oleh industri kimia, 75 persen diproduksi melalui karbonilasi metanol.


BAHAYA ASAM ASETAT MURNI

- dapat menyebabkan luka bakar yang parah
- mudah terbakar
- uap asam asetat yang terhirup dapat mengakibatkan iritasi pada hidung dan tenggorokan
- kadar yang tinggi dapat menyebabkan peradangan saluran pernafasan dan akumulasi cairan pada paru - paru
- dapat menyebabkan iritasi pada mata dan kerusakan pada mata secara permanen
- bila tertelan dapat menyebabkan gangguan saluran usus.

TINDAKAN PERTOLONGAN PERTAMA JIKA TERKENA ASAM ASETAT

Mata:
Jika terkena mata segera siram dengan air bersih. Dan hubungi petugas medis segera.
Kulit:
Jika terkena kulit, segera basuh kulit dengan air sedikitnya selama 15 menit. Dapatkan perawatan medis dengan segera.
Terhirup:
Jika terhirup, segera cari tempat yang mengandung udara bersih. Jika pingsan, berikan pernapasan buatan. Jika sulit bernapas, berikan oksigen. Dapatkan medis perhatian segera.
Tertelan:
Diusahakan untuk tidak  memuntahkannya kecuali bila diarahkan oleh petugas medis. Jangan pernah memberikan apapun melalui mulut kepada orang yang pingsan. Longgarkan pakaian yang ketat seperti kerah, dasi, ikat pinggang atau ikat pinggang. Dapatkan bantuan medis jika gejala muncul.

EFEK JIKA TERKENA ASAM ASETAT

efek jangka pendek
Uap asam dapat mengakibatkan iritasi pada hidung dan tenggookan. Kadar yang tinggi dapat menyebabkan peradangan saluran pernafasan dan akumulasi cairan pada paru-paru. Jika terkena gas tersebut dapat mengakibatkan kerusakan jaringan terutama pada selaput lendir mata, mulut dan saluran pernapasan. Tersentuh dengan kulit dapat menghasilkan luka bakar. Terhirup gas tersebut akan menghasilkan iritasi pada saluran pernapasan, yang ditandai dengan batuk, tersedak, atau sesak napas. Radang pada mata ditandai dengan mata kemerahan, penyiraman, dan gatal. Radang kulit yang ditandai dengan gatal, merah pada kulit.

efek jangka panjang
Iritasi pada hidung, tenggorokan, mata dan kulit, serta dapat menimbulkan erosi pada gigi. Berbahaya jika terjadi terkena kulit, tertelan, terhirup. Efek mutagenik: mutagenik untuk sel somatik mamalia, mutagenik untuk bakteri dan  ragi. Substansi mungkin beracun untuk ginjal, mukosa, selaput, kulit, gigi. Jika terkena zat ini secara berkelanjutan dapat merusak organ saraf. Terkena dalam waktu yang lama dengan  zat tersebut dapat menghasilkan iritasi mata kronis dan iritasi kulit yang parah, menyebabkan iritasi saluran pernapasan, menyebabkan serangan infeksi bronkus.


fermentasi asam asetat, harga asam asetat, kegunaan asam asetat, manfaat asam asetat, massa jenis asam asetat, mencari uang lewat internet, mendapat uang lewat internet, mendapatkan uang lewat internet, mr asam asetat, msds asam asetat, msds asam asetat glasial, pembuatan asam asetat, pengertian asam asetat, ph asam asetat, reaksi asam asetat, rumus asam asetat, rumus kimia asam asetat, uang lewat internet, , 

TBHQ ( Tersier Butil Hidroksi Quinolin )


TBHQ ( Tersier Butil Hidroksi Quinolin )


TBHQ (Tersier Butil Hidroksi Quinolin)
· Type: Antioksidan
· CAS No: 1948-33-0
· E Nomor:. E319
· EINECS No: 217-752-2
· Formula Molekul: C10H14O2
· Nama lain: TBHQ, Tert-butil hidrokuinon, Butylhydroquinone; tersier butil hidrokuinon
· Merek Nama: Honne


TBHQ adalah Tersier Butil Hidroksi Quinolin merupakan bahan kimia yang mempunyai fungsi sebagai anti oksidan, biasanya
TBHQ / Tersier Butil Hidroksi Quinolin mempunyai ciri ciri berwarna putih kristal abu abu, sangat ringan dan berbau khusus
larut dalam etanol, asam asetat, seter ethyle, isopropil alkohol, eter, minyak sayur. berubah menjadi merah muda jika terkontiminasi dengan alkali.
anti oksidan ini berasal dari bahan kimia sintesis dan bukan merupakan anti oksidan alami. zat ini berfungsi untuk mencegah oksidasi minyak dan lemak,
sehingga dapat memperpanjang masa simpan makanan olahan.
Parahnya lagi, TBHQ juga biasa ditemukan dalam pestisida, kosmetik dan parfum karena bisa mengurangi penguapan.

efek samping penggunaan atau mengkonsumsi TBHQ secara berlebihan adalah
- mual
- telinga berdenging
- mengigau
- sesak napas

demikian pengertian dari TBHQ semoga dapat membantu anda

Butil Hidroksi Anisol ( BHA )

Butil Hidroksi Anisol ( BHA )


http://resepkimiaindustri.blogspot.com/
antioksidan bha , antioksidan bht , butil hidroksi anisol
Rumus: C11H16O2
Titik lebur: 48 °C
Titik didih: 264 °C
Nama IUPAC: 2-tert-Butyl-4-hydroxyanisole and 3-tert-butyl-4-hydroxyanisole (mixture)
Massa molar: 180,24 g/mol
Kepadatan: 1,06 g/cm³
Larut dalam: Metanol, Propilen glikol, Etanol



BUTIL HIDROKSI ANISOL ( BHA ) 

adalah salah satu jenis food aditif yang biasanya di tambahkan pada bahan pangan sebagai salah satu zat pengawet buatan.

dalam produk lemak atau minyak fungsinya untuk mencegak oksidasi oleh oksigen, sehingga minyak tidak berbau tengik
Hasil oksidasi lemak pada makanan ternyata mempunyai dampak besar terhadap kesehatan manusia yang mengkonsumsinya. Maka dari itu, diperlukan antioksidan yang dapat mencegah terjadinya oksidasi makanan.

mengapa bUTIL HIDROKSI ANISOL ( BHA ) juga di sebut anti oksidant.

mari kita pelajari tentang anti oksidan

antioksidan merupakan zat yang mampu memperlambat atau mencegah proses oksidasi. Zat ini secara nyata mampu memperlambat atau menghambat oksidasi zat yang mudah teroksidasi meskipun dalam konsentrasi rendah. Antioksidan juga sesuai didefinisikan sebagai senyawa-senyawa yang melindungi sel dari efek berbahaya radkal bebas oksigen reaktif jika berkaitan dengan penyakit, radikal bebas ini dapat berasal dari metabolisme tubuh maupun faktor eksternal lainnya. Radikal bebas adalah spesies yang tidak stabil karena memiliki elektron yang tidak berpasangan dan mencari pasangan elektron dalam makromolekul biologi. Protein lipida dan DNA dari sel manusia yang sehat merupakan sumber pasangan elektron yang baik. Kondisi oksidasi dapat menyebabkan kerusakan protein dan DNA, kanker,  penuaan, dan penyakit lainnya. Komponen kimia yang berperan sebagai antioksidan adalah senyawa golongan fenolik dan polifenolik. Senyawa-senyawa golongan tersebut banyak terdapat dialam, terutama pada tumbuh-tumbuhan, dan memiliki kemampuan untuk menangkap radikal bebas. Antioksidan yang banyak ditemukan pada bahan pangan, antara lain vit C, vit E, dan karotenoid.

sebagai zat antioksidan, BHA  termasuk dalam golongan antioksidan sitetis.

apa itu antioksidan sitetis ?

mari kita pelajari

anti oksidan sintetis adalah antioksidan yang dibuat secara kimia di dalam laboratoriom atau pabrik. 
BHA merupakan senyawa turunan benzene, seperti halnya fenol, asam benzoat, nipaginm, dll

BHA atau butil hidroksi anisol juga mempunyai efek samping yang buruk bagi kesehatan. karena pada dosis tertentu antioksidan ini masih tergolong aman,
maka hingga saat ini penggunaan nya dalam berbagai industri makanan masi di izinkan. tapi di beberapa negara penggunaan BHA sebagai bahan tambahan makanan sudah di larang.


SAKARIN ( pemanis buatan )

SAKARIN

ZAT PEMANIS, PENGERTIAN PEMANIS, BAHAN PEMANIS MAKANAN, PEMANIS RENDAH KALORI, PEMANIS BUATAN PADA MAKANAN, ZAT PEMANIS PADA MAKANAN, PERNGERTIAN ZAT PEMANIS, PENGGANTI GULA

Nomor CAS [81-07-2]
PubChem 5143
KEGG D01085
ChEBI 32111
SMILES O=C2c1ccccc1S(=O)(=O)N2
InChI 1/C7H5NO3S/c9-7-5-3-1-2-4-6(5)12(10,11)8-7/h1-4H,(H,8,9)
Rumus kimia C7H5NO3S
Massa molar 183.18 g mol−1
Penampilan White crystalline solid
Densitas 0.828 g/cm3
Titik lebur 228.8-229.7 °C
Kelarutan dalam air 1 g per 290 mL




SAKARIN

membahas tentang sakarin jadi teringat waktu kita kecil orang tua kita melarang jajan es sembarangan, yang katanya mengandung " sakarin "
memang sakarin adalah bahan pemanis makanan pengganti gula yang harganya lebih murah dari gula lebih manis 300 kali dari pada gula.

Sakarin juga sering di sebut pemanis makanan tanpa kalori. sakarin ini telah banya di gunakan sebagai bahan pemanis makanan dan minuman tanpa kalori selama lebih dari 100 tahun. nah banyangkan berarti kakek nenek kita setidaknya pernah ngerasain manisnya sakarin juga hehe
oke kita lanjut bray
saat ini sakarin digunakan dalam berbagai bahan industri pemanis makanan dan minuman bebas kalori, mulai dari makanan yang dipanggang serta yang lainnya contohnya

contoh penggunaan sakarin dan pemanis buatan makanan:

- permen
- selai
- buah kalengan
- taburan pencuci mulut
- saus salat
- vitamin
- farmasi
nah kita sudah tahu apa itu sakarin dan penggunaan sakarin alangkah lebih baik kalau kita juga mesti tahu sejarah sakarin

SEJARAH SAKARIN

sakarin atau yang biasa orang sebut pemanis buatan, bahan pemanis makanan dll secara tidak sengaja ditemukan oleh seorang ahli kimia yang berasal dari rusia bernama CONSTANTIN FAHLBERG ( 1850 - 1910 ).
pada suatu hari di tahun 1879 setelah bekerja seharian di dalam laboraturiumnya, ia lupa mencuci tangan.  ia lupa untuk mencuci tangan. Hari itu dia “bermain-main” dengan bahan campuran arang dan tembakau dalam rangka meneliti kegunaannya. [3]Saat tiba makan malam di rumah, dia menyadari bahwa kue rolls yang dia santap sebagai makan malam berasa lebih manis dan lain dari biasanya. [3] Ditanyakan kepada istrinya apakah dia memberikan gula ke kuenya, yang dijawab tidak oleh sang istri. [3] Kue-kue rolls tersebut berasa normal seperti biasa bagi lidah istrinya. [3] Lalu Fahlberg menyadari bahwa rasa manis tersebut berasal dari tangannya, dan keesokan harinya dia kembali ke laboratoriumnya dan mulai meneliti lebih lanjut sampai menemukan sakarin.

Penggunaannya secara komersial sudah diterapkan sejak tahun 1884. Namun sakarin baru terkenal oleh masyarakat luas setelah perang dunia I, di mana sakarin berperan sebagai pemanis alternatif pengganti gula pasir sulit diperoleh. Sakarin menjadi lebih populer lagi di pasaran pada tahun 1960-an dan 1970-an. Saat itu, sifatnya sebagai pemanis tanpa kalori dan harga murahnya menjadi faktor penarik utama dalam penggunaan sakarin. Selain itu sakarin tidak bereaksi dengan bahan makanan, sehingga makanan yang ditambahkan sakarin tidak mengalami kerusakan. Sifat yang penting untuk industri minuman kaleng atau kemasan. Karena itulah, sakarin dalam hal ini sering digunakan bersama dengan aspartame; agar rasa manis dalam minuman tetap bertahan lama. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, aspartame tidak bertahan lama dalam minuman kemasan.

KEAMANAN SAKARIN

Sakarin telah menjadi topik penelitian ilmiah yang luas dan merupakan salah satu bahan yang paling sering dikaji di dalam pasokan pangan. Penelitian luas pada populasi manusia memastikan bahwa sakarin aman bagi penggunaan oleh semua kalangan, termasuk anak-anak dan ibu hamil atau menyusui. Bahan ini dibolehkan untuk digunakan pada makanan dan minuman di lebih dari 100 negara di seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat. Sakarin telah ditinjau dan dianggap aman oleh U.S. Food and Drug Administration (FDA), Joint FAO/WHO Expert Committee on Food Additives (JECFA), dan European Food Safety Authority (EFSA).

Saat ini, otoritas kesehatan di seluruh dunia setuju bahwa sakarin aman bagi konsumsi manusia. Namun, keamanan sakarin diragukan pada awal 1970-an setelah sejumlah studi pada tikus jantan yang diberikan sakarin dosis tinggi (setara dengan ratusan kaleng minuman ringan rendah kalori sehari selama seumur hidup) memperlihatkan naiknya kejadian kanker kandung kemih. Studi-studi selanjutnya memperlihatkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan kanker pada tikus terkait secara khusus dengan fisiologi saluran kemih tikus jantan namun tidak berlaku pada manusia. Selain itu, studi epidemiologis juga tidak menemukan kaitan antara konsumsi sakarin dan kanker kandung kemih pada manusia. Semua faktor ini, ditambah dengan penelitian yang dilakukan selama lebih dari 25 tahun terakhir menunjukkan dengan sangat meyakinkan bahwa sakarin tidak menyebabkan kanker pada manusia, sehingga sakarin “dicoret” dari Laporan tentang Karsinogen oleh Program Toksikologi Nasional Amerika Serikat pada tahun 2000.

BAHAYA PEMANIS BUATAN JIKA KONSUMSI BERLEBIH

 Pemanis buatan banyak menimbulkan bahaya bagi kesehatan manusia. Siklamat dan sakarin dapat menyebabkan kanker kandung kemih dan migrain. Siklamat memunculkan banyak gangguan bagi kesehatan, di antaranya tremor, migrain dan sakit kepala, kehilangan daya ingat, bingung, insomnia, iritasi, asma, hipertensi, diare, sakit perut, alergi, impotensi dan gangguan seksual, kebotakan, dan kanker otak. *Sorbitol, suatu poliol (alkohol gula), bahan pemanis yang ditemukan dalam berbagai produk makanan. Rumus kimiawi C6H14O6, struktur molekulnya mirip dengan glukosa, hanya gugus aldehide pada glukosa diganti menjadi gugus alkohol. Kemanisan sorbitol sekitar 60% dari kemanisan sukrosa (gula tebu) dengan ukuran kalori sekitar sepertiganya. Rasanya lembut di mulut dengan rasa manis . orbitol dapat mengakibatkan nyeri pada perut, dan diare. Sorbitol juga dapat memperburuk Sindrom usus Bahkan karena tidak diet sorbitol, sel memproduksi sorbitol alami.Bila terlalu banyak sorbitol dihasilkan di dalam sel, dapat menyebabkan kerusakan.

arsenik

arsenik


Nama, lambang, Nomor atom arsen, As, 33
Dibaca /ˈɑrsənɪk/ ar-sə-nik,
also /ɑrˈsɛnɪk/ ar-sen-ik when attributive
Jenis unsur metaloid
Golongan, periode, blok 15, 4, p
Massa atom standar 74.92160(2)
Konfigurasi elektron [Ar] 4s2 3d10 4p3
2, 8, 18, 5
Fase solid
Massa jenis (mendekati suhu kamar) 5.727 g·cm−3
Massa jenis cairan pada t.l. 5.22 g·cm−3
Titik sublimasi 887 K, 615 °C, 1137 °F
Titik tripel 1090 K (817°C), 3628[1] kPa
Titik kritis 1673 K, ? MPa
Kalor peleburan (grey) 24.44 kJ·mol−1
Kalor penguapan ? 34.76 kJ·mol−1
Kapasitas kalor 24.64 J·mol−1·K−1




banyak kita bertanya tanya apa itu arsenik ?
arsenik adalah unsur kimia yang pada tabel kimia periodik mempunyai simbol as dan nomor atom 33.
bahan ini merupakan bahan metaloid yang sangat terkenal beracun. biasanya senyawa arsenik ini digunakan sebagai pestisida, herbisida dan dalam berbagai aloy.
arsenik biasa berwujud putih tanpa warna dan bau, karena itulah arsenik dikenal dalam urusan racun makanan.
nama arsenik berasal dari bahasa persia zarnig dan bahasa yunani arsenikon yang artinya kuning.
sifat sifat arsenik secara kimiawi memiliki karakteristik yang mirip dengan fosfor dan biasa digunakan sebagai pengganti dalam reaksi biokimia.
pada waktu dipanaskan, arsenik akan cepat teroksidasi menjadi oksida arsenik yang berbau seperti bawang putih.

 Arsenik dalam air tanah bersifat alami, dan dilepaskan dari sedimen ke dalam air tanah karena tidak adanya oksigen pada lapisan di bawah permukaan tanah. Air tanah ini mulai dipergunakan setelah sejumlah LSM dari barat meneliti program air sumur besar-besaran pada akhir abad ke-20, namun gagal menemukan keberadaan arsenik dalam air tanah. Diperkirakan sebagai keracunan masal terburuk dalam sejarah dan mungkin musibah lingkungan terparah dalam sejarah. Di Banglades terjadi epidemik keracunan masal disebabkan oleh arsenik.

Racun pada arsenik 

racun arsenik bisa terjadi secara tiba tiba dan akut akibat terpapar meskipun dalam kar rendah ( misalnya meminum air yang tercampur arsen melebihi batas dan ambang aman}

ciri ciri keracunan arsenik:

- Merasa sakit pada perut
- muntah
- diare
- rasa haus yang hebat
- kram perut
- shok
- napas berbau
- keringat berlebih
- otot lunglai
- perubahan warna kulit
- gangguan syaraf

sifat racun pada arsenik


Arsenik beracun karena mampu menghambat produksi ATP, sumber energi bagi sel-sel hidup, melalui berbagai mekanisme. Di siklus Krebs arsenik menghambat enzim piruvat dehidrogenase, sehingga sintesis ATP menjadi berkurang dan malah meningkatkan produksi hidrogen peroksida. Hidrogen peroksida ini merupakan oksidator yang sangat reaktif terhadap sel hidup, maka justru sel hidup itulah yang diserang. Sel yang diserang arsenik akan mengalami nekrosis dan kematian dengan segera.

cara mengatasi keracunan arsenik

Cara mengatasi keracunan arsenik berbeda antara keracunan akut dan kronik. Untuk keracunan akut yang belum berlangsung 4 jam, korban diberi ipekak untuk merangsangnya muntah. Dapat juga dilakukan bilas lambung apabila ia tidak dapat minum. Pemberian katartik atau karboaktif dapat bermanfaat. Sedangkan untuk keracunan yang sudah berlangsung lebih lama daripada itu (termasuk juga keracunan kronik), sebaiknya diberi antidotumnya, yaitu suntikan intramuskuler dimerkaprol 3-5 mg/kgBB 4-6 kali sehari selama 2 hari. Pengobatan dilanjutkan 2-3 kali sehari selama 8 hari.

Argon

Argon

Nama, lambang, Nomor atom argon, Ar, 18
Dibaca /ˈɑrɡɒn/
Jenis unsur gas muliaes
Golongan, periode, blok 18, 3, p
Massa atom standar 39.948(1)
Konfigurasi elektron [Ne] 3s2 3p6
2, 8, 8
Fase gas
Massa jenis (0 °C, 101.325 kPa)
1.784 g/L
Massa jenis cairan pada t.d. 1.40 g·cm−3
Titik lebur 83.80 K, −189.35 °C, −308.83 °F
Titik didih 87.30 K, −185.85 °C, −302.53 °F
Titik tripel 83.8058 K (-189°C), 69 kPa
Titik kritis 150.87 K, 4.898 MPa
Kalor peleburan 1.18 kJ·mol−1
Kalor penguapan 6.43 kJ·mol−1
Kapasitas kalor 5R/2 = 20.786 J·mol−1·K−1
Bilangan oksidasi 0, +2
(rarely more than 0)
Elektronegativitas no data (skala Pauling)
Energi ionisasi
(lebih lanjut) pertama: 1520.6 kJ·mol−1
ke-2: 2665.8 kJ·mol−1
ke-3: 3931 kJ·mol−1
Jari-jari kovalen 106±10 pm
Jari-jari van der Waals 18



Argon adalah suatu unsur kimia yang mempunyai simbol (AR) dengan nomor atom 18. gas mulia urutan ke 4 di periode 8, argoin membentuk 1persen dari atmosfer bumi

pada tahun 1785 Henry cavendish menduga bahwa agron terdapat di udara. a

argon memiliki kelarutan oksigen dan sekitarnya 2,5 lebih mudah larut dalam air dari nitrogen

Argon bisa terhirup dan masuk ke dalam tubuh. Jika terhirup pada ruangan tertutup, korban bisa lemas karena kekurangan oksigen akibat didesak oleh argon.

Efek lain yang mungkin timbul saat menghirup argon adalah pusing, sakit kepala, sesak nafas, mual, muntah, kehilangan kesadaran, dan pada kasus parah mengakibatkan kematian.

Kematian bisa terjadi akibat kesalahan dalam penilaian, kebingungan, atau kehilangan kesadaran sehingga mencegah upaya penyelamatan diri.

ARGON (Ar) dihasilkan dari penyulingan bertingkat udara cair karena atmosfer mengandung 0.94% ARGON (Ar). Atmosfer Mars mengandung 1.6% isotop  Argon 40 dan sebesar 5 ppm untuk isotop Argon 36

ARGON (Ar) digunakan dalam bola lampu pijar listrik dan tabung fluoresen pada tekanan sekitar 400 Pa, tabung pengisian cahaya , tabung kilau dan lain-lain. ARGON (Ar) juga digunakan sebagai gas inert yang melindungi dari bunga api listrik dalam proses pengelasan, produksi titanium dan unsur reaktif lainya, dan juga sebagai lapisan pelindung dalam pembuatan kristal silikon dan germanium.

Berbeda dengan helium dan neon yang cenderung langka, gas ARGON (Ar) merupakan produk samping dari produksi gas OXYGEN (O2) dan NITROGEN (N2), oleh sebab itu ARGON (Ar) lebih murah dibandingkan dengan gas mulia lainnya. Dengan alasan inilah banyak sekali kegunaan dari ARGON (Ar) seperti:

Sebagai pengelas gas inert pada pembuatan titanium, karena apabila digunakan oksigen atau nitrogen hasil dari logam akan terkontaminai pengotor. ARGON (Ar) juga digunakan sebagai gas inert yang melindungi dari bunga api listrik dalam proses pengelasan, produksi titanium dan unsur reaktif lainya, dan juga sebagai lapisan pelindung dalam pembuatan kristal silikon dan germanium (Oksigen dan nitrogen bias bereaksi dengan logam yang dilas, sedangkan ARGON (Ar) tidak karena bersifat inert.)
ARGON (Ar) juga digunakan sebagai gas inert dalam berbagai macam alat lab, seperti dalam alat kromatografi gas.
Dalam bidang kedokteran ARGON (Ar) digunakan dalam pengobatan penyakit kanker.
Digunakan dalam bola lampu pijar listrik dan tabung fluoresen pada tekanan sekitar 400 Pa, tabung pengisian cahaya , tabung kilau dan lain-lain.