Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook Like











Ads google test

siklamat ( Natrium Siklamat )

siklamat ( Natrium Siklamat ) pemanis buatan pada makanan
Natrium siklamat atau yang sering di sebut siklamat adalah pemanis buatan tanpa kalori yang bisa 30 kali lebih manis di bandingkan gula dapur ( sukrosa ).

http://resepkimiaindustri.blogspot.com/

pemanis ini sangat populer di indonesia bahkan di dunia. pemanis makanan buatan ini merupakan garam natrium dari asam siklamat. si klamat dapat menimbulkan rasa manis tanpa mempengaruhi rasa.




Natrium siklamat atau siklamat di temukan pada tahun 1937, siklamat disetujui untuk digunakan pada makanan dan minuman di lebih dari 100 negara di seluruh dunia.

pemanis siklamat biasanya digunakan untuk mengurangi kadar kalori makanan dan minuman yang disukai banyak orang. jika di padukaniklamat serta pemanis rendah dan tanpa kalori lainnya memiliki efek sinergis yang menyempurnakan rasa manis secara keseluruhan dan mengurangi jumlah total pemanis yang diperlukan untuk memperoleh tingkat manis yang diinginkan.

Siklamat juga menutupi sisa rasa pemanis rendah dan tanpa kalori lainnya seperti sakarin, sehingga meningkatkan rasa keseluruhan dari makanan dan minuman yang mengandung pemanis ini.


Rumus molekul Natrium siklamat




Rumus molekul : C6H12NNaO3S

Rumus bangun : - NH – SO3 – Na

Berat molekul : 201,22
Kelarutan : Larut dalam 5 bagian air, dalam 250 bagian etanol (95%) P dan dalam 25 bagian propilen glikol P, Praktis tidak larut dalam klorofom P dan dalam eter P

Pemerian : Hablur atau serbuk hablur, putih, tidak berbau atau hampir tidak berbau, rasa agak manis walaupun dalam larutan encer.


Dalam perdagangan dikenal sebagai Assugrin, Sucaryl, dan Sucrosa. *Sedangkan sakarin merupakan garam natrium dari asam sakarin. Pemanis buatan ini mempunyai tingkat kemanisan 200-700 kali gula. Dalam perdagangan dikenal dengan nama Gucide, Glucid, Garantose, Saccharimol, Saccharol, dan Sykosa. Harga sakarin paling murah dibanding dengan pemanis buatan lainnya. Karena itu, sakarin banyak digunakan pedagang kecil. Pemanis buatan banyak menimbulkan bahaya bagi kesehatan manusia. Siklamat dan sakarin dapat menyebabkan kanker kandung kemih dan migrain. Siklamat memunculkan banyak gangguan bagi kesehatan, di antaranya tremor, migrain dan sakit kepala, kehilangan daya ingat, bingung, insomnia, iritasi, asma, hipertensi, diare, sakit perut, alergi, impotensi dan gangguan seksual, kebotakan, dan kanker otak. *Sorbitol, suatu poliol (alkohol gula), bahan pemanis yang ditemukan dalam berbagai produk makanan. Rumus kimiawi C6H14O6, struktur molekulnya mirip dengan glukosa, hanya gugus aldehide pada glukosa diganti menjadi gugus alkohol. Kemanisan sorbitol sekitar 60% dari kemanisan sukrosa (gula tebu) dengan ukuran kalori sekitar sepertiganya. Rasanya lembut di mulut dengan rasa manis . orbitol dapat mengakibatkan nyeri pada perut, dan diare. Sorbitol juga dapat memperburuk Sindrom usus Bahkan karena tidak diet sorbitol, sel memproduksi sorbitol alami.Bila terlalu banyak sorbitol dihasilkan di dalam sel, dapat menyebabkan kerusakan.

Siklamat memiliki nama dagang yang dikenal sebagai Assugrin, Sucaryl, dan Sugar Twin dan Weight Watchers.siklamat lebih banyak digunakan oleh produsen tingkat industri besar, disebabkan sifatnya yang tidak menimbulkan ‘after taste’ pahit serta sifatnya yang mudah larut dan tahan panas, sehingga banyak digunakan terutama dalam produk-produk minuman ringan.
Siklamat adalah pemanis buatan yang cukup murah. Memiliki rasa manis 30-50 kali gula pasir, dan jarang meninggalkan aftertaste pahit seperti halnya sakarin dan K-acesulfame (akan dibahas di bagian kelima). Siklamat sering digunakan dalam kombinasi dengan pemanis buatan lainnya, terutama sakarin (dalam campuran siklamat – sakarin dalam perbandingan 10:1).

Siklamat disebut xenobiotik karena mengandung senyawa yang di dalam tubuh diurai menjadi komponen asing yang tak dimetabolisme untuk menghasilkan kalori dan bukan merupakan struktural dari tubuh. Tak heran bila sakarin dan siklamat memiliki aftertaste (rasa ikutan) pahit. Rasa pahit ini, kata Lanny, didapat dari bahan yang tidak dapat dimetabolisme oleh tubuh.
Siklamat adalah pemanis buatan yang cukup murah. Memiliki rasa manis 30-50 kali gula pasir, dan jarang meninggalkan aftertaste pahit seperti halnya sakarin dan K-acesulfame (akan dibahas di bagian kelima). Siklamat sering digunakan dalam kombinasi dengan pemanis buatan lainnya, terutama sakarin (dalam campuran siklamat – sakarin dalam perbandingan 10:1).
Dari segi strukturnya, siklamat merupakan garam kalsium atau natrium dari asam sikloheksansulfamat. Siklamat dapat disintesis dengan reaksi sulfonasi terhadap sikloheksilamin, baik oleh asam sulfamat maupun sulfurtrioksida. Siklamat tidak rusak jika mengalami pemanasan.


SEJARAH DI TEMUKANNYA NATRIUM SIKLAMAT ATAU SIKLAMAT

iklamat sebagai pemanis ditemukan secara tidak sengaja. Michael Sveda dari University of Illinois menemukan siklamat saat berusaha mensintesis obat antipiretik, pada tahun 1937. Siklamat diperkenalkan secara luas pada tahun 1950. Penggunaan siklamat pada awalnya hanya ditujukan untuk industri obat, yaitu untuk menutupi rasa pahit dari zat aktif obat seperti antibiotik dan pentobarbital. Setelah dinyatakan aman pada tahun 1958, siklamat semakin dikenal sebagai pemanis buatan yang rendah kalori. Karena itu siklamat, baik dalam bentuk padat maupun cair, dianggap cocok untuk penderita diabetes melitus. Namun keadaan ini tidak bertahan lama. Pada tahun 1969, Amerika Serikat menarik peredaran siklamat dari pasaran dan industri makanan secara total. Inggris juga menarik peredaran siklamat pada tahun 1970. Laboratorium Abbott telah beberapa kali berusaha agar pelarangan peredaran siklamat dicabut oleh US FDA (Food and Drug Administration), namun sampai sekarang tidak berhasil. Saat ini, siklamat masih disetujui penggunaannya di lebih dari 50 negara, termasuk Inggris.

BATAS PENGGUNAAN NATRIUM SIKLAMAT

(Depkes RI, 1988)
Batas maksimum penggunaan siklamat menurut ADI (acceptable daily intkae) yang dikeluarkan oleh FAO ialah 500 - 3000 ppm. Level yang aman untuk penggunaan pemanis buatan hanya 45 persen nilai ADI. Siklamat pada manusia mempunyai nilai ADI maksimun 11 mg/kg berat badan (BB). Jadi kalau pada anak ditemukan siklamat 240 persen ADI, berarti kandungan pemanis buatan itu sudah mencapai 240 persen/0,45 = 533,3 persen. Jika dikonversikan, berarti kandungan siklamat sebesar 5,333 x 11 mg/kg = 58,63 mg/kg BB Siklamat merupakan pemanis non-nutritif lainnya yang tidak kalah populer. Tingkat kemanisan siklamat adalah 30 kali lebih manis daripada gula dan siklamat tidak memberikan after-taste seperti halnya sakarin. Meskipun demikian, rasa manis yang dihasilkan oleh siklamat tidak terlalu baik (smooth) jika dibandingkan dengan sakarin. Siklamat diperjual belikan dalam bentuk garam Na atau Ca-nya. Siklamat dilarang penggunaannya di Amerika serikat, Kanada, dan Inggris sejak tahun 1970-an karena produk degradasinya (sikloheksil amina) bersifat karsinogenik. Meskipun demikian, penelitian yang mendasari pelarangan penggunaan siklamat banyak mendapat kritik karena silamat digunakan pada tingkat yang sangat tinggi dan tidak mungkin terjadi dalam praktek sehari-hari. Oleh karena itu, FAO/WHO masih memasukkan siklamat sebagai BTM yang diperbolehkan.
Hasil metabolisme dari siklamat yaitu senyawa sikloheksamina merupakan senyawa karsinogen[2], pembuangan sikloheksamina melalui urin dapat merangsang tumbuhnya tumor kandung kemih pada tikus.

asam tartarat

asam tartarat
http://resepkimiaindustri.blogspot.com/
asam tartarat adalah senyawa organik yang diturunkan dari asam askorbat, seperti asam oksalat dan asam trenoat.

Asam tartarat memiliki 4 gugus hidroksil dan merupakan salah satu asam primer yang di jumpai pada buah anggur selain asam malat dan sitrat

Asam tartarat di dalam bahasa inggris memiliki nama lain tartaric acid, Racemic acid, (R,R)-Tartaric acid, DL-Tartaric acid, 2,3-Dihydroxybutanedioic acid, tartrate, Traubensaure, 2,3-Dihydroxysuccinic acid, Uvic acid, DL-Tartrate)



Asam tartarat merupakan hablur tidak berwarna atau bening atau serbuk, warna putih, tidak berbau, rasa asam dan stabil di udara. kelarutan sangat mudah larut dalam air dan mudah larut dalam etanol.
Asam tartarat menjadi tidak stabil bila terkena panas secara terus menerus. asam ini juga dapat bereaksi dengan agen agen oksidafit, reduktif, dan zat alkali


Rumus Kimia Asam tartarat


Nomor CAS [526-83-0]
PubChem 875
KEGG C00898
MeSH tartaric+acid
SMILES O=C(O)C(O)C(O)C(=O)O
InChI 1/C4H6O6/c5-1(3(7)8)2(6)4(9)10/h1-2,5-6H,(H,7,8)(H,9,10)
Rumus molekul C4H6O6 (Basic formula)
HO2CCH(OH)CH(OH)CO2H (Structural formula)
Massa molar 150.087 g/mol
Penampilan white powder
Densitas 1.79 g/mL (H2O)
Titik lebur 171–174 °C (L-tartaric)
206 °C (DL, racemic)
146–148 °C (meso)[2]
Kelarutan dalam air 133 g/100ml (20 °C)
Keasaman (pKa) L(+) 25 °C :
pKa1= 2.95 pKa2= 4.25
meso 25 °C:
pKa1= 3.22 pKa2= 4.85


Larutan asam tartarat dapat membebaskan gas H2 yang mudah meledak, terutama bila larutan ini terpapar dengan logam logam reaktif seperti besi, seng dan alumunium



Asam tartarat pertama kali diisolasi dari kalium tartarat yang dulu dikenal sebagai tartar, pada abad ke 8 oleh alkemis jabir bin hayyan. proses modern di kembangkan pada tahun 1769 oleh kimian swedia carl wilhelm scheele.
asam tartarat memainkan peranan penting dalam penemuan kiralitas kimia. properti asam tartarat pertama kali diamati pada 1832 oleh jean baptiste biot, yang mengamati kemampuannya untuk memutar cahaya terpolarisasi


Fungsi asam tartarat

Asam tartarat memiliki fungsi sebagai pengatur pH sehingga dengan penambahan asam tartarat kedalam media nantinya akan membantu untuk menjaga agar pH berada di kisaran toleransi mikroba yang dibiakan. Dengan begitu mikroba biakan akan tumbuh dengan baik. Penambahan asam tartarat 10% sendiri berfungsi untuk mengatur pH  menjadi 3.5 – 4.0 Nilai pH akan mempengaruhi pertumbuham mikroorganisme. Mikroorganisme yang hidup di lingkungan pH yang tidak sesuai sulit untuk tumbuh optimal, oleh karena itu untuk menumbuhkan mikroorganisme media yang digunakan harus memiliki pH yang sesuai

Bahaya atau Dampak negatif asam tartarat

asam merupakan senyawa kimia sehingga berpotensi memiliki beberapa efek negative bila tubuh kita terpapar. secara umum, asam tartarat adalah molekul beracun yang dapat mengantikan asam malat dalam proses biokimia sel dan dengan demikian terjadi pada pengurangan produksi energi sel.
hasilnya adalah kelelahan dan pusing. aam ini sangat beracun untuk otot. karena dapat menimbulkan penyakit yang berhubungan dengan paparan asam yang berlebihan, seperti penyakit
- celiac
- fibromyalgia
- sindrom kelelahan
- candiasis
- nyeri otot
dosis tinggi asam tartarat dapat menyebabkan kelumpuhan dan kematian
asam tartarat dapat menimbulkan lesi / luka pada mulut, ulkus lambung, pencernakaan , demam, menggigil, berkeringat, mual, muntah, nyeri otot, kelemahan.

ASAM SITRAT

ASAM SITRAT


http://resepkimiaindustri.blogspot.com/
Asam sitrat adalah asam organik lemah yang biasanya ditemukan dalam daun dan buah tumbuhan genus citrus ( jeruk - jerukan ).
Senyawa ini merupakan bahan pengawet yang baik dan alami, selain digunakan sebagai penambah rasa masam pada makanan dan minuman ringan. Dalam biokimia, asam sitrat dikenal sebagai senyawa antara dalam siklus asam sitrat yang terjadi di dalam mitokondria, yang penting dalam metabolisme makhluk hidup. Zat ini juga dapat digunakan sebagai zat pembersih yang ramah lingkungan dan sebagai antioksidan.
Asam sitrat terdapat pada berbagai jenis buah dan sayuran, namun ditemukan pada konsentrasi tinggi, yang dapat mencapai 8% bobot kering, pada jeruk lemon dan limau (misalnya jeruk nipis dan jeruk purut).

Asam sitrat adalah pengawet yang dapat dibuat dari air kelapa  yang diberi mikroba. Asam sitrat  yang siap pakai banyak dijual bebas ditoko kimia, namun kalau bahan baku air kelapa  banyak, maka lebih baik dibuat sendiri, harganya akan lebih murah.
Selain bahan pengawet tersebut diatas, dalam skala kecil dapat juga menggunakan  pengawet yang sudah lama dikenal dan banyak digunakan didaerah terpencil atau pedesaan berupa; jeruk nipis, asam jawa, garam dapur, gula, bawang putih disesuaikan dengan jenis produk yang dihasilkan. Hanya saja dosis penggunaannya selama ini umumnya belum standar, baru berdasarkan perkiraan pemakai.

Asam sitrat adalah asam yang terdapat pada berbagai jenis buah dan sayuran, namun ditemukan pada konsentrasi tinggi, yang dapat mencapai 8% bobot kering, pada jeruk lemon dan limau (misalnya jeruk nipis dan jeruk purut)




RUMUS ASAM SITRAT



Rumus kimia asam sitrat adalah C6H8O7 (strukturnya ditunjukkan pada tabel informasi di sebelah kanan). Struktur asam ini tercermin pada nama IUPAC-nya, asam 2-hidroksi-1,2,3-propanatrikarboksilat.

Asam sitrat juga merupakan suatu asam trikarboksilat, digunakan dalam industri farmasi, makanan dan minuman sebagai “acidifying and flavour agent”. Asam sitrat diproduksi dari beet dan molase dengan cara fermentasi menggunakan Aspergillus niger L – 51.

Mikroba yang dapat menghasilkan asam sitrat cukup banyak. Diantar mikroba tersebut adalah Aspergillus niger, A. wentii, A. ciavatus, Penicillum luteum, P. citrinum, Mucor priformis, Paeocilomyces dicaricatum, Citromeaces prefferianus, Candida guillermondii, Sacharaecopsis lipolytica, Trichoderma viride, Arthroacter paraffimeaus dan Corynebacterium sp. Diantar mikroba tersebut yang dipakai untuk produksi asam sitrat adalah Aspergillus niger dan A. wentii yang merupakan  galur yang paling produktif.



Nama Asam sitrat
Rumus kimia C6H8O7, atau:CH2(COOH)•COH(COOH)•CH2(COOH)
Bobot rumus 192,13 u
Nama lain asam 2-hidroksi-1,2,3-propanatrikarboksilat
Titik lebur 426 K (153 °C)
Temperatur penguraian termal 448 K (175 °C)
pKa1 3,15
pKa2 4,77
pKa3 6,40
ΔfH0 -1543,8 kJ/mol
S0 252,1 J/(mol·K)
Cp 226,5 J/(mol·K)
Densitas 1,665 ×103 kg/m3




Siklus asam sitrat

Siklus asam sitrat



Siklus asam sitrat adalah sederetan jenjang reaksi metabolisme pernapasan selular yang terpacu enzim yang terjadi setelah proses glikolisis, dan bersama-sama merupakan pusat dari sekitar 500 reaksi metabolisme yang terjadi di dalam sel.[2] Lintasan katabolisme akan menuju pada lintasan ini dengan membawa molekul kecil untuk diiris guna menghasilkan energi, sedangkan lintasan anabolisme merupakan lintasan yang bercabang keluar dari lintasan ini dengan penyediaan substrat senyawa karbon untuk keperluan biosintesis.

Metabolom dan jenjang reaksi pada siklus ini merupakan hasil karya Albert Szent-Györgyi and Hans Krebs.

Pada sel eukariota, siklus asam sitrat terjadi pada mitokondria, sedangkan pada organisme aerob, siklus ini merupakan bagian dari lintasan metabolisme yang berperan dalam konversi kimiawi terhadap karbohidrat, lemak dan protein - menjadi karbon dioksida, air, dalam rangka menghasilkan suatu bentuk energi yang dapat digunakan. Reaksi lain pada lintasan katabolisme yang sama, antara lain glikolisis, oksidasi asam piruvat dan fosforilasi oksidatif.

Produk dari siklus asam sitrat adalah prekursor bagi berbagai jenis senyawa organik. Asam sitrat merupakan prekursor dari kolesterol dan asam lemak, asam ketoglutarat-alfa merupakan prekursor dari asam glutamat, purina dan beberapa asam amino, suksinil-KoA merupakan prekursor dari heme dan klorofil, asam oksaloasetat merupakan prekursor dari asam aspartat, purina, pirimidina dan beberapa asam amino.[3]


SEJARAH ASAM SITRAT

Asam sitrat diyakini ditemukan oleh alkimiawan Arab-Yemen (kelahiran Iran) yang hidup pada abad ke-8, Jabir Ibn Hayyan. Pada zaman pertengahan, para ilmuwan Eropa membahas sifat asam sari buah lemon dan limau; hal tersebut tercatat dalam ensiklopedia Speculum Majus (Cermin Agung) dari abad ke-13 yang dikumpulkan oleh Vincent dari Beauvais. Asam sitrat pertama kali diisolasi pada tahun 1784 oleh kimiawan Swedia, Carl Wilhelm Scheele, yang mengkristalkannya dari sari buah lemon. Pembuatan asam sitrat skala industri dimulai pada tahun 1860, terutama mengandalkan produksi jeruk dari Italia.
Pada tahun 1893, C. Wehmer menemukan bahwa kapang Penicillium dapat membentuk asam sitrat dari gula. Namun demikian, pembuatan asam sitrat dengan mikroba secara industri tidaklah nyata sampai Perang Dunia I mengacaukan ekspor jeruk dari Italia. Pada tahun 1917, kimiawan pangan Amerika, James Currie menemukan bahwa galur tertentu kapang Aspergillus niger dapat menghasilkan asam sitrat secara efisien, dan perusahaan kimia Pfizer memulai produksi asam sitrat skala industri dengan cara tersebut dua tahun kemudian.

PEMBUATAN ASAM SITRAT

Dalam proses produksi asam sitrat yang sampai saat ini lazim digunakan, biakan kapang Aspergillus niger diberi sukrosa agar membentuk asam sitrat. Setelah kapang disaring dari larutan yang dihasilkan, asam sitrat diisolasi dengan cara mengendapkannya dengan kalsium hidroksida membentuk garam kalsium sitrat. Asam sitrat di-regenerasi-kan dari kalsium sitrat dengan penambahan asam sulfat.

Cara lain pengisolasian asam sitrat dari hasil fermentasi adalah dengan ekstraksi menggunakan larutan hidrokarbon senyawa basa organik trilaurilamina yang diikuti dengan re-ekstraksi dari larutan organik tersebut dengan air.

FUNGSI ASAM SITRAT DAN MANFAAT ASAM SITRAT


- fungsi asam sitrat dan manfaat asam sitrat sebagai proses pengalengan
Asam sitrat digunakan dalam prose pengalengan berbagai buah-buahan seperti apel, aprikot, pir, buah persik, dan buah-buahan lain yang memiliki kandungan asam rendah.

Asam ini mampu meningkatkan pH makanan kaleng sehingga efektif membantu menghentikan botulisme.

Sebagaimana diketahui, botulisme merupakan bakteri berbahaya yang bisa mengancam kesehatan.

- fungsi asam sitrat dan manfaat asam sitrat sebagai aditif makanan
Asam sitrat sering digunakan sebagai aditif makanan dan agen penyedap.

Senyawa ini dikenal mampu mengawetkan makanan dan minuman, serta digunakan untuk membuat permen karena rasa asamnya.

Saat membeli permen asam, kita sering menemukan lapisan bubuk putih yang tidak lain adalah asam sitrat.

Produsen es krim juga menggunakan asam sitrat sebagai emulsifier dan membantu menghilangkan gelembung-gelembung lemak.

- fungsi asam sitrat dan manfaat asam sitrat sebagai perawatan kulit
Asam sitrat juga digunakan dalam pembuatan produk kecantikan dan dicampur dengan natrium bikarbonat untuk membuat tablet mandi dan bath fizzes.

Selain itu, senyawa ini juga digunakan dalam pembuatan sebagian lotion dan masker kulit. Asam sitrat bertindak sebagai antioksidan yang membantu menyegarkan kulit sehingga membantu mencegah kulit kendur.

- fungsi asam sitrat dan manfaat asam sitrat sebagai perawatan rambut
Asam sitrat umum digunakan bersama dengan sampo untuk mencuci bahan pewarna rambut.

Namun, gunakan asam sitrat dalam jumlah yang sangat kecil karena kuantitas berlebih justru bisa membahayakan rambut.

- fungsi asam sitrat dan manfaat asam sitrat sebagai Agen pembersih
Salah satu penggunaan umum asam sitrat adalah sebagai agen pembersih peralatan dapur dan kamar mandi.

Jika Anda tidak ingin menggosok gelas yang bernoda, cukup gunakan larutan asam sitrat dan noda akan segera terhapus.

Cara Membuat cat tembok

Cara Membuat cat tembok

Cat adalah produk yang digunakan untuk melindungi dan memberikan warna pada suatu objek atau permukaan dengan melapisinya dengan lapisan berpigmen. Cat dapat digunakan pada hampir semua jenis objek, antara lain untuk menghasilkan karya seni (oleh pelukis untuk membuat lukisan), salutan industri (industrial coating), bantuan pengemudi (marka jalan), atau pengawet (untuk mencegah korosi atau kerusakan oleh air).



Bahan yang di perlukan untuk membuat cat tembok:

- Air  1 Liter
- Pine Oil (penguat warna)  50 cc
- Propyline Vinyl Acrylic (PVaC / Lem putih Cair)  = 1 KG
- Kaolyn / Bolus alba (Obat jamur, Pengawet)  = 1 KG
- Titan Dioksida (TTiO2I)  = 200 Gram ( untuk warna putih ) untuk warna lainnya bisa menggunakan pewarna tekstil
- Calcium Carbonate  (CaCO3)  = 2 KG



Cara pembuatan cat tembok :

- Campurkan Calsium Carbonate (CaCO3) + PVaC cair + air, lalu aduk hingga semua bahan tercampur secara merata. Bisa juga diaduk dengan mixer. Untuk hasil yang cukup baik, PVaC bisa diganti dengan resin cat tembok yang beredar di pasaran.
- Masukan pigmen warna (bisa menggunakan warna sablon kaos) sedikit demi sedikit sambil diaduk merata sampai tercipta warna yang diinginkan. Ingat takaran pigmen-pigmen warna tersebut karena apabila kita akan membuat cat dengan warna yang sama maka kita akan lebih mudah untuk membuatnya apabila sudah ada catatannya.
- Tambahkan Kaolyn / bolus alba sebagai bahan anti jamur, dan pine oil untuk memperkuat warna cat agar tidak cepat pudar / luntur.
- Langkah terakhir adalah pengepakan, atau bisa langsung digunakan.

Tingkat Kilap Cat 
Kilap cat diantaranya yaitu, matt/doff, eggshell, semigloss, dan gloss.
Cat dinding yang berbasis air (water based) tampilannya biasanya tidak  mengkilap. Sebaliknya, cat kayu dan besi yang berbahan dasar minyak (solvent based) memiliki tampilan yang mengkilap. Pilihan tentu tergantung selera dan kebutuhan masing-masing. Yang jelas, dilihat dari fungsinya cat dinding mengkilap dengan permukaan licin biasanya digunakan untuk ruangan lembab seperti kamar mandi dan dapur. Jadi, kalau ada kotoran menempel, lebih mudah dibersihkan. Sedangkan untuk ruang tamu, ruang tidur, dan ruang keluarga, lebih sering dipakai cat dengan hasil matt atau semi gloss

Cara Membuat Asap Warna Warni ( smoke bomb )

Cara Membuat Asap Warna Warni ( Smoke Bomb )

http://resepkimiaindustri.blogspot.com/
Asap warna warni atau yang sering disebut smoke bomb biasanya digunakan suporter bola untuk mendukung tim jagoannya, supaya suasanya menjadi ceria dan lebih meriah.
asap warna dipasaran di jual dengan harga yang cukup mahal. tidak ada salahnya kita membuat asap warna sendiri
dengan bahan yang sederhana dan mudah didapatkan di pasaran.
Potassium nitrat merupakan bahan untuk pupuk, bahan tersebut bisa dibeli di toko pertanian. saat pembuatan jauhkan
dari bensin dan anak anak





bahan bahan yang digunakan dalam pembuatan asap warna warni atau smoke bomb :
- soda kue bubuk
- 40 gram gula pasir
- 60 gram potasium nitrat / kalium ( KNO3 )
- pewarna yang tahan air ( lebih baik pewarna serbuk ) / organic powder dye
- kaleng bekas
- sumbu pemicu
- kapas

cara membuat asap warna warni atau smoke bomb:
- campurlah potasium nitrat dengan gula pasir di panci kecil dengan perbandingan 60 : 40
- masak dengan api kecil dan aduk terus ( agar tidak terbakar ) sampai campuran mengental dan berubah warna menjadi cokelat
- tambahkan 1 sendok makan soda bubuk
- masukkan 3 sendok makan pewarna
- aduk lagi sampai mengental
- masukkan campuran ke dalam kaleng tabung sampe 4/5 bagian
- tusuk bangian tengah dengan kayu / sumpit / bolpoint
- tunggu 1 jam lalu cabut
- masukkan sumbu pemicu ke lubang di tengah, sumbat dengan kapas ( ujung sumbu harus lebih tinggi dari kaleng )
- lapisi seluruh bagian kaleng dengan selotip tebal bisa menggunakan tap selotip yang berwarna hitam
- selesai



 jika masih bingung silahkan tonton video cara membuat asap warna warni berikut




keyword:

smoke bomb, jual smoke bomb, facebook bewarna, jual flare, jual flare supporter

Asam Asetat ( CH3COOH ) atau Asam Cuka

Asam Asetat ( CH3COOH ) atau Asam Cuka


Asam asetat adalah senyawa kimia asam organik yang dapat di produksi dalam berbagai konsentrasi. dalam bentuk murni asam asetat di kenal sebagai asam asetat glasial karena berubah menjadi kristal jika dalam suhu dingin.
asam asetat atau asam cuka dapa juga digunakan untuk pemberi rasa asam dan aroma pada makanan, Asam asetat juga digunakan dalam produksi polimer seperti polietilena teraflalat, selulosa asetat dan polivin asetat, maupun berbagai macap serat dan kain
dalam industri makananm, asam asetat digunakan sebagai pengatur keasaman. dirumah tangga asam asetat encer juga digunakan sebagai pelunak air.
Kondisi asam akan menghambat pertumbuhan bakteri, menjaga makanan aman dari kontaminasi ( dapat dikatakan bisa juga di gunakan sebagai bahan pengawet ),
dalam setahun kebutuhan dunia akan asam asetat mencapai 6/5 juta ton.
cuka di dalam industri makanan biasanya campuran dengan konsentrasi asam asetat sekitar 5 persen.



Nama sistematis Asam etanoat
Asam asetat
Nama alternatif Asam metanakarboksilat
Asetil hidroksida (AcOH)
Hidrogen asetat (HAc)
Asam cuka


Rumus molekul CH3COOH
Massa molar 60.05 g/mol
Densitas dan fase 1.049 g cm−3, cairan
1.266 g cm−3, padatan
Titik lebur 16.5 °C (289.6 ± 0.5 K) (61.6 °F)[1]
Titik didih 118.1 °C (391.2 ± 0.6 K) (244.5 °F)[1]
Penampilan Cairan tak berwarna atau kristal
Keasaman (pKa) 4.76 pada 25 °C
Warna: Tidak berwarna
Bau: Tajam
Nilai pH (50g/l H2O): (20oC) 2,5
Kekentalan Dinamik: (20oC) 1,22 mm2/s
Kekentalan Kinematik: (20oC) 1,77
Titik lebur: (17oC)
Titik didih: 116-118
Suhu penyalaan: 485oC
Titik nyala: 39oC
Batas ledakan: Lebih rendah 4 Vol%, leboh tinggi 19,9 Vol%
Tekanan uap: (20oC) 1,54 hPa
Densitas uap relatif: 2,07
Densitas; (20oC) 1,05 g/cm3
Kelarutan dalam air: (20oC) Dapat larut
Log Pow: -0,17
Faktor Biokonsentrasi: 1
Indeks Refraksi: (20oC) 1,37

PROSES PRODUKSI ASAM ASETAT / ASAM CUKA
Asam asetat dapat diproduksi secara sintetis maupun seara alami melalui fermentasi bakteri. Sekarang ini
hanya 10 persen dari produksi asam asetat di hasilkan melalui proses alami. namun kebanyakan hukum yang mengatur bahwa asam asetat yang
terdapat dalam cuka diharuskan berasal dari proses biologis. dari asam asetat yang diproduksi oleh industri kimia, 75 persen diproduksi melalui karbonilasi metanol.


BAHAYA ASAM ASETAT MURNI

- dapat menyebabkan luka bakar yang parah
- mudah terbakar
- uap asam asetat yang terhirup dapat mengakibatkan iritasi pada hidung dan tenggorokan
- kadar yang tinggi dapat menyebabkan peradangan saluran pernafasan dan akumulasi cairan pada paru - paru
- dapat menyebabkan iritasi pada mata dan kerusakan pada mata secara permanen
- bila tertelan dapat menyebabkan gangguan saluran usus.

TINDAKAN PERTOLONGAN PERTAMA JIKA TERKENA ASAM ASETAT

Mata:
Jika terkena mata segera siram dengan air bersih. Dan hubungi petugas medis segera.
Kulit:
Jika terkena kulit, segera basuh kulit dengan air sedikitnya selama 15 menit. Dapatkan perawatan medis dengan segera.
Terhirup:
Jika terhirup, segera cari tempat yang mengandung udara bersih. Jika pingsan, berikan pernapasan buatan. Jika sulit bernapas, berikan oksigen. Dapatkan medis perhatian segera.
Tertelan:
Diusahakan untuk tidak  memuntahkannya kecuali bila diarahkan oleh petugas medis. Jangan pernah memberikan apapun melalui mulut kepada orang yang pingsan. Longgarkan pakaian yang ketat seperti kerah, dasi, ikat pinggang atau ikat pinggang. Dapatkan bantuan medis jika gejala muncul.

EFEK JIKA TERKENA ASAM ASETAT

efek jangka pendek
Uap asam dapat mengakibatkan iritasi pada hidung dan tenggookan. Kadar yang tinggi dapat menyebabkan peradangan saluran pernafasan dan akumulasi cairan pada paru-paru. Jika terkena gas tersebut dapat mengakibatkan kerusakan jaringan terutama pada selaput lendir mata, mulut dan saluran pernapasan. Tersentuh dengan kulit dapat menghasilkan luka bakar. Terhirup gas tersebut akan menghasilkan iritasi pada saluran pernapasan, yang ditandai dengan batuk, tersedak, atau sesak napas. Radang pada mata ditandai dengan mata kemerahan, penyiraman, dan gatal. Radang kulit yang ditandai dengan gatal, merah pada kulit.

efek jangka panjang
Iritasi pada hidung, tenggorokan, mata dan kulit, serta dapat menimbulkan erosi pada gigi. Berbahaya jika terjadi terkena kulit, tertelan, terhirup. Efek mutagenik: mutagenik untuk sel somatik mamalia, mutagenik untuk bakteri dan  ragi. Substansi mungkin beracun untuk ginjal, mukosa, selaput, kulit, gigi. Jika terkena zat ini secara berkelanjutan dapat merusak organ saraf. Terkena dalam waktu yang lama dengan  zat tersebut dapat menghasilkan iritasi mata kronis dan iritasi kulit yang parah, menyebabkan iritasi saluran pernapasan, menyebabkan serangan infeksi bronkus.


fermentasi asam asetat, harga asam asetat, kegunaan asam asetat, manfaat asam asetat, massa jenis asam asetat, mencari uang lewat internet, mendapat uang lewat internet, mendapatkan uang lewat internet, mr asam asetat, msds asam asetat, msds asam asetat glasial, pembuatan asam asetat, pengertian asam asetat, ph asam asetat, reaksi asam asetat, rumus asam asetat, rumus kimia asam asetat, uang lewat internet, , 

TBHQ ( Tersier Butil Hidroksi Quinolin )


TBHQ ( Tersier Butil Hidroksi Quinolin )


TBHQ (Tersier Butil Hidroksi Quinolin)
· Type: Antioksidan
· CAS No: 1948-33-0
· E Nomor:. E319
· EINECS No: 217-752-2
· Formula Molekul: C10H14O2
· Nama lain: TBHQ, Tert-butil hidrokuinon, Butylhydroquinone; tersier butil hidrokuinon
· Merek Nama: Honne


TBHQ adalah Tersier Butil Hidroksi Quinolin merupakan bahan kimia yang mempunyai fungsi sebagai anti oksidan, biasanya
TBHQ / Tersier Butil Hidroksi Quinolin mempunyai ciri ciri berwarna putih kristal abu abu, sangat ringan dan berbau khusus
larut dalam etanol, asam asetat, seter ethyle, isopropil alkohol, eter, minyak sayur. berubah menjadi merah muda jika terkontiminasi dengan alkali.
anti oksidan ini berasal dari bahan kimia sintesis dan bukan merupakan anti oksidan alami. zat ini berfungsi untuk mencegah oksidasi minyak dan lemak,
sehingga dapat memperpanjang masa simpan makanan olahan.
Parahnya lagi, TBHQ juga biasa ditemukan dalam pestisida, kosmetik dan parfum karena bisa mengurangi penguapan.

efek samping penggunaan atau mengkonsumsi TBHQ secara berlebihan adalah
- mual
- telinga berdenging
- mengigau
- sesak napas

demikian pengertian dari TBHQ semoga dapat membantu anda